Refleksi Hari Santri Nasional (HSN) 2020

Pada 22 Oktober 1945, tepat 75 tahun lampau, Hadaratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari menyerukan Resolusi Jihad sebagai bentuk komitmen dan kewajiban umat Islam mempertahankan bangsa dan negara ini yakni perlawanan kepada penjajahan. Dan hari ini akan kita jadikan momentum untuk mengenang kembali perjuangan ulama dan kaum santri di masa penjajahan.

Bagi kalangan pesantren, penjajahan bukanlah sekadar musuh kemerdekaan, namun sekaligus musuh nyata yang mengancam martabat agama. Hal ini bisa menjadi bahan refleksi Hari Santri Nasional. Perjalanan panjang ketika masih menjadi santri merupakan rangkaian petualangan yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Dari rahim pesantren inilah, berbagai macam manusia unggul itu dilahirkan.


Kontribusi yang diberikan kalangan santri dan ulama, hingga kini masih tercatat sejarah. Dimana, para santri identik loyal dan setia dalam menjaga NKRI. Bersama Ulama, Kyai dan para santri, Indonesia akan selalu mampu menghadapi tantangan zaman, termasuk melewai masa-masa sulit karena pandemi Covid-19 ini.


Dasar perjuangan santri adalah memperjuangkan tegak lestarinya ajaran Islam Ahlussunnah Waljama’ah, yaitu Islam bermadzhab. Di tengah kampanye Islam anti-madzhab yang menggemakan jargon kembali kepada Al-Qur’an dan Hadis, santri dituntut untuk cerdas mengembangkan argumen Islam moderat yang relevan, kontekstual, membumi, dan kompatibel dengan semangat membangun simbiosis Islam dan kebangsaan.


Demikian inilah yang dicontohkan Walisongo. Islam tidak diajarkan dalam bungkusnya, tetapi isinya. Bungkusnya dipertahankan dalam wadah budaya Nusantara, tetapi isinya diganti dengan ajaran Islam. Budaya dijadikan sebagai infrastruktur agama, sejauh tidak bertentangan dengan syariat. Termasuk dalam hal ini adalah bentuk negara. Bentuk negara apa pun, asal syari’at Islam dapat dijalankan masyarakat, sah dan mengikat, baik berbentuk republik, mamlakah, emirat maupun bentuk lainnya. Karena NKRI berdasarkan Pancasila telah disepakati oleh para pendiri bangsa, seluruh warga negara, termasuk santri, wajib patuh menjaga dan mempertahankan konsensus kebangsaan


Jati diri santri adalah moralitas dengan kiai sebagai simbol kepemimpinan spiritual (qiyâdah rūhâniyah). Karena itu, meskipun santri telah melanglang buana, menempuh pendidikan hingga ke mancanegara, dia tidak boleh melupakan jati dirinya sebagai santri yang hormat dan patuh pada kiai. Tidak ada kosakata bekas kiai atau bekas santri dalam khazanah pesantren. Santri melekat sebagai stempel seumur hidup, membingkai moral dan akhlak pesantren. Di hadapan kiai, santri harus menanggalkan gelar dan titelnya, pangkat dan jabatannya, siap berbaris di belakang kepemimpinan kiai.


Di tengah revolusi gelombang keempat (4.0) ini, santri harus kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap nilai-nilai baru yang baik sekaligus teguh menjaga tradisi dan nilai-nilai lama yang baik. Santri tidak boleh kehilangan jati dirinya sebagai Muslim yang berakhlakul karimah, yang hormat kepada kiai dan menjanjung tinggi ajaran para leluhur, terutama metode dakwah dan pemberdayaan Walisongo. Santri disatukan dalam asâsiyât (dasar dan prinsip perjuangan), khalfiyat (background sejarah), dan ghâyat (tujuan).
Selamat Hari santri 2020. Santri Sehat Indonesia Kuat.

Peningkatan Kualitas Madrasah Melalui Penilaian Kinerja Kepala Madrasah

Pada Tanggal 22 Oktober 2020, di MAN 2 Kebumen diselenggarakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) 4 Tahunan.


PKKM di MAN 2 Kebumen bertepatan dengan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2020. Sehingga Para Anggota Tim Penilai dan semua Guru Pegawai MAN 2 Kebumen memakai seragam santri, yakni untuk putra memakai sarung dan baju koko putih berpeci sedangkan putri memakai baju putih dan sarung santri putri warna-warni.


Pada awal sambutannya, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov Jateng yang sekaligus sebagai Ketua Tim Penilai, Drs. H. A. Saifulloh, M.Ag menyampaikan bahwa kegiatan ini pada dasarnya adalah melaksanakan amanat pemerintah yakni SK Dirjen Pendis No. 1111 Tahun 2019 yang intinya setiap 4 Tahun Kepala Madrasah akan dievaluasi kinerjanya melalui PKKM. Jika predikat Nilainya minilmal “baik” maka dapat diangkat menjadi kepala madrasah periode berikutnya. Akan tetapi jika predikat nilainya “kurang” atau “sedang” atau “cukup” maka akan diberhentikan dari jabatannya. Kabid Penma memberikan apresiasi atas kompaknya Guru Pegawai MAN 2 Kebumen dalam menyambut PPKM ini.
Pada kesempatan itu Kabid Penma juga memaparkan PMA No. 58 Tahun 2017 dan PMA Nomor 24 Tahun 2018 Tentang Tentang Kepala Madrasah, Beliau menyampaikan bahwa semua Guru mempunyai kesempatan yang sama jika ingin menjadi kepala madrasah, untuk itu bagi memiliki potensi dapat berpartisipasi untuk berkompetisi menjadi kepala madrasah.
Selanjutnya, Kepala MAN 2 Kebumen, Drs. H. Wachid Adib, M.Si. dalam presentasinya memaparkan secara runtut mulai dari saat ketika awal menjabat Kepala MAN 2 Kebumen. Beliau menginventarisir, mulai kondisi sarana fisik di mana jumlah Ruang belajar yang kurang bahkan Lab Kimia, Lab Fisika, Lab Komputer, Musholla putri digunakan ruang belajar, Kondisi Purpustakaan yang tidak ideal dan Jumlah buku yang sangat kurang, Kondisi parkir siswa yang sempit dan tidak layak. Kondisi Lapangan Upacara, Lapangan Olah raga yang perlu perbaikan, Juga jumlah toilet yang belum memenuhi ketentuan, bahkan Ruang arsip madrasah yang belum ada, hingga kondisi asrama yang tidak lagi mencukupi.
“Inilah pangkal masalah tidak optimalnya proses pembelajaran di MAN 2 Kebumen”, beliau menyimpulkan.
Belau melanjutkan: “Dari kondisi tersebut, 10 % Siswa Terlambat Masuk kelas 15 menit, karena antri tata parkir, Setiap ganti jam pelajaran, siswa terlambat 20 menit, ambil buku di perpustakaan, karena buku bergantian. Jumlah buku Teks dan buku pendukung KSM dan olimpiade terbatas, hingga Pembinaan kurang maksimal. Padahal dari aspek guru, Jumlah Guru dan Pegawai Mencukupi dan tekah Profesional sesuai bidangnya bahkan 21 orang telah lulus S2. Dari semangat, para guru semua Kompak dan Semangat”.
“Dari aspek input siswa, rata2 cukup baik, menunjukkan semangat dalam belajar dan berkreasi dan ada dukungan penuh dari Orangtua wali” paparnya.
Kemudian Ka MAN 2 Kebumen memaparkan tentang perumusan Pengembangan Madrasah, mulai dari Membangun Visi Keunggulan, Menyusun Program Jangka Panjang (RKM) dan menentukan skala prioritas, Seleksi Peserta Didik baru melalui jalur prestasi, Mengelompokkan potensi siswa menjadi kelompok “Kelas Prestasi”, Kerjasama dengan berbagai lembaga untuk megoptimalkan keunggulan MAN 2 Kebumen.
Mengakhiri paparannya, Ka MAN Kebumen menyebut bahwa tahapan-tahapan pengembangan itu benar-benar telah dilaksanakan, mulai dari pememnuhan sarana vital pendidikan hingga peningkatan kualitas dan pembimbingan. Hasilnya dapat dirasakan, Nilai UN merangkak naik ke posisi 13 se Prov Jateng, Lomba Akademik 3 tahun berturut-turut maju tingkat nasional, Pada Tahun 2019 berhasil meraih Juara 2 KSM Nasional, Karya Ilmiyah menarih Juara 3 Nasional, Myres maju sebagai Finalis tahun 2019. OSN Posi Biologi Juara 1 Nasional, Lomba Pembuatan Web Juara 1 Nasional dan pada Tahun 2019 Tim Voice Of Mandamen meraih 6 besar Nasional.

Dari prestasi-prestasi tersebut di atas, pada Tahun 2021 memperoleh hadiah dari Direktur KSKK Kemenag RI, berupa Pembangunan Asrama SBSN senilai 4,9 Milyar.

PKKM Tahun 2020

PKKM 2020

Penilaian Kinerja Kepala Madrasah atau PKKM adalah salah satu bentuk penilaian yang dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia yang difokuskan kepada Kepala Madrasah. Penilaian tidak hanya terfokus pada fisik bangunannya saja, tetapi nampak juga secara administrasi dan keahlian Kepala Madrasah dalam mengelola madrasahnya. Kegiatan PKKM 4 tahunan di MAN 2 Kebumen yang dilaksanakan pada hari Kamis, 22 Oktober 2020 bertepatan dengan hari Santri Nasional

PKKM 2020
Penilaian Kepala Madrasah Empat Tahunan


Kedatangan TIM penilai dari Kementerian Agama Jawa Tengah disambut oleh keluarga besar MAN 2 Kebumen dengan acara pembukaan mulai dari sambutan perwakilan Kemenag Kabupaten Kebumen Bapak H. Makruf Widodo, S.Ag., M.Pd dengan mengucapkan selamat hari santri dan dalam penilaian hendaknya dilakukan secara objektif. Dilanjutkan sambutan dari Kabid Pendidikan Madrasah Bapak Drs. H. A. Syaifulloh, M.Ag dengan memberi motivasi kepada bapak dan ibu guru MAN 2 Kebumen agar bersemangat untuk berlomba-lomba menjadi Kepala Madrasah. Dilanjutkan sambutan dari Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Kebumen Bapak Drs. H. Wachid Adib, M.Si memberi ucapan selamat datang serta memaparkan prestasi-prestasi selama beliau menjabat di MAN 2 Kebumen.Proses penilaian berlangsung kurang lebih selama 4 jam. Penilaian terhadap 5 komponen meliputi 4 tugas utama Kepala Madrasah (Usaha pengembangan madrasah, pelaksanaan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, supervisi guru dan tenaga kependidikan) serta 1 komponen tambahan (hasil kinerja kepala madrasah). Penilaian dilakukan dengan 2 metode, yaitu observasi dokumen dan observasi langsung.
Kegiatan PKKM 4 tahunan di MAN 2 Kebumen berjalan lancar, berkat kerjasama semua komponen madrasah. Semoga MAN 2 Kebumen setelah adanya PKKM ini, menjadi lebih baik lagi dalam administrasi dan pelayanan terhadap peserta didik.

Pembagian Masker Dan Vitamin Serta Penyaluran Kartu Perdana Gratis Telkomsel dan Axis

Pembagian Perdana Gratis

Sebagai upaya untuk mencegah pandemi Covid-19, pemerintah mengeluarkan kebijakan agar sekolah-sekolah meminta siswanya untuk belajar di rumah. MAN 2 Kebumen juga menerapkan metode pembelajaran siswa secara daring . Kesuksesan Pembelajaran daring di masa pandemi memerlukan banyak kesiapan diantaranya pemenuhan kuota sebagai sarana kelancaran pembelajaran jarak jauh. MAN 2 kebumen, (23/09) membagikan kartu perdana gratis Telkomsel dan AXIS kepada seribu sembilan puluh tujuh peserta didik.

Penyerahan Perdana Gratis


Pembagian kartu perdana ini diharapkan dapat membantu mengatasi kesulitan peserta didik dalam pemenuhan kuota untuk pembelajaran jarak jauh serta menjawab keluhan orang tua tentang borosnya penggunaan kuota internet. Beberapa kendala juga dialami seperti sulitnya sinyal internet, tetapi dengan penyaluran ini akan memberikan kemudahan peserta didik mengikuti semua pembelajaran dari rumah.

Sosialisasi kepada wali murid


Selain pembagian kartu perdana gratis MAN 2 Kebumen juga membagikan masker, dan vitamin kepada peserta didik untuk meningkatkan imunitas di masa pandemi covid-19 ini.
Kegiatan ini dilaksanakan di kampus MAN 2 Kebumen dengan mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum memasuki ruangan. Penyaluran ini diberikan langsung oleh walikelas masing-masing kepada wali siswa beserta peserta didik di ruang kelas. (emmi)

Perdana gratis, masker dan vitamin

Kompetisi Di Tengah Pandemi – Classmeeting Manda 2020

Pandemi covid -19 tidak menyurutkan semangat peserta didik MAN 2 Kebumen untuk turut memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke – 75 serta perayaan Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah. Peringatan ini biasanya diadakan di kampus MAN 2 Kebumen, tetapi di masa pandemic covid- 19 kemeriahan ini diadakan melalui lomba-lomba antar kelas secara daring.

Kegiatan yang bertemakan “ Tetap Merdeka untuk selalu Hijrah menuju yang lebih baik “ ini diadakan dengan tujuan agar peserta didik tetap dapat mengembangkan dan mengasah bakat dan minatnya diberbagai bidang keahlian khususnya dalam bidang seni dan kemahiran berbahasa.


Meskipun lomba ini dilaksakan dari rumah masing-masing namun diharapkan peserta didik tetap dapat belajar percaya diri, belajar berkompetisi secara positif, memberikan pengalaman baru sehingga mampu meningkatkan kualitas diri peserta didik. Terbukti kegiatan ini diikuti oleh 279 peserta didik yang mengirimkan hasil karya mereka secara online yang kemudian diseleksi oleh Bapak ibu guru sebagai Tim penilai yang juga melibatkan OSIS sebagai panitia lomba ini. Sejumlah 81 peserta didik meraih juara 1,2,3 diberbagai bidang kejuaraan .


Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 – 19 Agustus 2020 yang diikuti oleh perwakilan kelas X, XI dan XII MAN 2 Kebumen. Dengan cabang lomba seperti Dai Bahasa Indonesia, Dai Bahasa Jawa, Tilawah, Kaligrafi, Poster, Menyanyi Religi, Fotografi, Vlog , dan Menulis Esaay.


Peserta didik yang berhasil mendapat juara masing-masing mendapatkan hadiah berupa piagam dan uang pembinaan dari madrasah yang diserahkan secara simbolik kepada wali kelas sebagai pendamping peserta didik. Penyerahan hadiah ini diberikan oleh Waka Kesiswaan Ahkmad Maksus, S.Ag., M.Pd di dampingi Waka Kurikulum Hj Siti Robiyatun, Mpd dan Pembina OSIS Hj. Siti Istikomah, S.Pd. pada Kamis, 17 September 2020 di kampus MAN 2 Kebumen.(Emi)

Jelang UM, UAMBN, dan UN, MAN 2 Kebumen gelar Mujahadah

Mujahadah dan Doa Bersama

Kebumen-Banyak cara yang dilakukan pihak madrasah dalam menghadapi Ujian Madrasah (UM), Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) , dan Ujian Nasional (UN) yang akan segera tiba, salah satunya menggelar do’a bersama atau mujahadah. Seperti halnya MAN 2 Kebumen Kamis (27/2/2020), pihaknya menggelar do’a bersama yang diselenggarakan di Masjid Baitul Hikmah MAN 2 Kebumen.

Acara yang dihadiri oleh semua siswa kelas XII, wali murid, Kepala Madrasah, Komite Sekolah, serta dewan guru dan karyawan MAN 2 Kebumen bertujuan sebagai upaya batin yang tidak bisa dipisahkan dengan upaya lahir agar hajat UM, UAMBN, &UN yang akan dilaksanakan berjalan dengan lancar. Mereka dengan kusyu’ dan ikhlas mengikuti mujahadah dan doa bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar semua hajat mereka dapat terkabul. Tidak hanya itu mereka juga berharap kegiatan mujahadah kali inibenar-benar mendapatkan ilmu yang bermanfaat baik di dunia maupun di akhirat, serta menjadi amal yang sholeh. Suasana haru antarpelajar juga terjadi ketika acara do’a bersama usai. Sejumlah pelajar tampak berpelukan dengan temannya sambil saling minta maaf. Semoga dengan wasilah acara tersebut kita semua diberi kemudahan, kelancaran dalam Ujian, dan mendapatkan hasil yang maksimal, Aamiin.

Proktor Se KKM MAN 2 Kebumen

Drs H Wachid Adib MSi - Kepala MAN 2 Kebumen 2020

KEBUMEN- Proktor se-KKM MAN 2 Kebumen kembali dirundung aktivitas padat. Siang ini, (22/2) sekitar pukul 10.30, para proktor memulai aktivitas padatnya dengan diadakannya rapat proktor se-KKM MAN 2 Kebumen. Mereka bergelut dengan waktu, di hari yang sama juga harus menyelesaikan sinkronasi UNBK. Kerja sama Team disaat-saat seperti ini adalah solusi ter-ampuh. Namun para pejuang ini tetap semangat menjalankan tugas-tugasnya tanpa hambatan. Rapat di hadiri para proktor dari 7 Madrasah. Acara pembukaan dipimpin oleh Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Kebumen sekaligus ketua KKM MAN 2 Kebumen yaitu bapak Drs. H. Wachid Adib, M.Si.. Dalam sambutannya beliau menyampaikan beberapa hal secara ringkas dan padat namun tetap mengena.

Di Kebumen 10 hari yang lalu, di madrasah memutuskan sebagian berbasis kertas dan sebagian lagi berbasis komputer. Ujian Madrasah pada tahun ini menggunakan sistem Berbasis Komputer-Kertas Pensil, lebih akrab dinamakan dengan BK-KP. Menyegarkan ingatan setahun yang lalu diadakan Ujian Madrasah yang bersifat bebas, maksudnya bisa secara praktik maupun tertulis. Sedangkan sistem BK-KP ini dengan perlakuan jadwal yang bergantian yaitu dalam sehari ada 2 sesi, yaitu sesi 1 BK sesi 2 KP dan begitu sebaliknya, sehingga dalam waktu 6 hari, ujian sudah selesai. Sementara mengenai pembuatan soal, itu oleh guru masing-masing. Madrasah yang lain jika menghendaki boleh menginduk soal dari MAN 2 Kebumen namun juga boleh menyusun sendiri. Persentase penilaian diambil dari pilihan ganda 60 %, dan essay 40 %. (dwi)

Kamad: Kedisiplinan Tak Boleh Kendur

Tim Paduan Suara Siswa MAN 2 Kebumen
Peserta Upaca Bendera MAN 2 Kebumen
Peserta Upaca Bendera MAN 2 Kebumen

Senin, tujuhbelas Februari 2020 di lapangan upacara MAN 2 Kebumen. Upacara bendera berlangsung dengan hikmat. Upacara dipimpin langsung oleh Drs. H. Wachid adib, M.Si selaku Kepala MAN 2 Kebumen. Dalam amanatnya Kepala MAN 2 Kebumen menyampaikan beberapa hal penting antara lain mengingatkan akan kenikmatan iman dan Islam yang merupakan nikmat terbesar bagi seorang muslim.

Selain itu beliau mengingatkan tentang kedisiplinan agar jangan sampai melemah. Menurut beliau jika kita berangkat lebih awal di tempat tujuan atau dijalan kita akan merasa nyaman. Beliau mengingatkan agar pukul setiap pukul 06.45 WIB seluruhnya sudah berada di arena madrasah. Selain itu beliau juga mengingatkan tentang penggunaan handphone dan pelaksanaan piket. Petugas piket harus berangkat lebih awal dan melaksanakan tugasnya. (afn)